Skip to content

Suluhberita.com

Mencerahkan Kehidupan Bangsa

Menu
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Politik
Menu

Tahun Ular Kayu, Dosen Petra Ungkap Fakta Dibaliknya

Posted on 31/01/2025

SURABAYA, 29 JANUARI 2025 – Perayaan Imlek atau Tahun Baru Tionghoa menjadi momen yang sarat makna bagi masyarakat Tionghoa, termasuk di Indonesia. Namun, di balik gemerlap lampion merah dan tradisi angpao, masih ada beberapa kesalahpahaman tentang makna Imlek yang perlu diluruskan.

Menurut Dosen Chinese Department Petra Christian University (PCU) Elisa Christiana, selama ini sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap Imlek sebagai ritual keagamaan. Faktanya, Imlek bukanlah perayaan keagamaan, melainkan bagian dari tradisi budaya Tionghoa.

“Imlek adalah pertanda memasuki musim baru. Penanggalan Tionghoa ini berbasis musim, dan Imlek menandai musim semi atau ‘sin chun’,” jelasnya.

Salah satu tradisi yang paling ditunggu saat Imlek, tak lain adalah angpao. Elisa menuturkan, nilai utama dari angpao bukanlah jumlah uang di dalamnya. Melainkan makna amplop berwarna merah yang biasa digunakan untuk memberi angpao.

“Amplop merah melambangkan doa dan harapan dari orang yang lebih tua kepada anak-anak, agar mereka tumbuh sehat, bijaksana, dan sukses,” tambah wanita berambut ikal itu.

Sayangnya, modernisasi seringkali menggeser makna ini, sehingga banyak orang lebih memfokuskan pada jumlah uang yang diterima, ketimbang nilai simboliknya.

Tahun 2025 juga menjadi perhatian khusus, karena dikenal sebagai Tahun Ular Kayu. Namun ternyata, ada makna tersembunyi di balik shio tahun ini.

“Dalam budaya Tionghoa, tahun ini sebenarnya merepresentasikan kombinasi antara unsur api dan kayu yang saling mendukung. Kayu membakar api, melahirkan simbol terang yang menjadi petunjuk dan harapan untuk masa depan. Jadi, ini adalah tahun yang baik untuk memasuki fase baru dengan optimisme,” ungkap Elisa. Ia juga menekankan bahwa unsur api dalam tahun ini memberikan energi dan simbol kehidupan.

Penafsiran ini menunjukkan bagaimana tradisi Tionghoa selalu berupaya mencari harmoni dalam setiap elemen kehidupan. Termasuk dalam penggunaan dekorasi selama Imlek, ada makna yang diyakini oleh masyarakat Tionghoa.

Kata Elisa, dekorasi tidak harus mahal, tapi dekorasi harus mampu menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru. “Misalnya, bunga musim semi maupun buah kimkit yang melambangkan rezeki, serta hiasan bambu. Dekorasi ini tidak hanya estetis, tapi juga menyampaikan harapan akan keberuntungan di tahun baru,” lanjutnya.

Di tahun Ular Kayu ini, dekorasi khusus yang menonjolkan simbol ular juga bisa menjadi pilihan menarik.

Selain mempersiapkan dekorasi, penting untuk memahami pantangan Imlek. Salah satunya, tidak menyapu pada hari pertama tahun baru. “Ini bukan hanya soal pantangan, tetapi lebih pada filosofi dalam menghormati hoki yang dianggap datang pada hari tersebut. Kita juga diingatkan untuk tidak bertengkar atau memecahkan barang, karena hal ini dipercaya dapat memengaruhi harmoni di sepanjang tahun,” ujar Elisa.

Perayaan Imlek dengan semua tradisi dan filosofinya merupakan salah satu cara masyarakat Tionghoa menjaga warisan budaya mereka. “Imlek adalah perayaan penuh harapan, menyambut musim baru dengan optimisme. Jika kita memahami makna di balik tradisi ini, kita bisa merayakannya dengan cara yang lebih autentik dan bermakna,” tutup Elisa.

Suluh Berita

Segala berita yang dapat memberikan anda informasi terkini.

Explore Topics

  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Politik

Tag Clouds

Agoes S. Prasetyo Agus Sahat bumn Danantara Indonesia DPR DPR RI Dr. Kuntadi Health Jawa Timur Jepang Kajati Jawa Timur Kajati Maluku KaktusBerita Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo Kejagung RI Kejaksaan Kejati Jawa Timur Kejati Maluku kemendag Kodam V Brawijaya KPK Lifestyle Mabes Polri Mayjen TNI Rudi Saladin Mayjen TNI Rudy Saladin Mia Amiati Music OJK Pangdam V Brawijaya Pangdam V Brawijaya Rudy Saladin Pemkot Surabaya Pilkada 2024 Polda Jatim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polres Probolinggo PTPN Group PTPN I PTPN I regional 4 PTPN X Technology tembakau TNI AD Travel unair Video

Useful Links

  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Politik

Tag Clouds

Agoes S. Prasetyo Agus Sahat bumn Danantara Indonesia DPR DPR RI Dr. Kuntadi Health Jawa Timur Jepang Kajati Jawa Timur Kajati Maluku KaktusBerita Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo Kejagung RI Kejaksaan Kejati Jawa Timur Kejati Maluku kemendag Kodam V Brawijaya KPK Lifestyle Mabes Polri Mayjen TNI Rudi Saladin Mayjen TNI Rudy Saladin Mia Amiati Music OJK Pangdam V Brawijaya Pangdam V Brawijaya Rudy Saladin Pemkot Surabaya Pilkada 2024 Polda Jatim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polres Probolinggo PTPN Group PTPN I PTPN I regional 4 PTPN X Technology tembakau TNI AD Travel unair Video

©2026 Suluhberita.com | Design: Newspaperly WordPress Theme