
NGANJUK, Kamis 12 Agustus 2026 – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka launching dan peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan berlangsung tertib, aman, serta lancar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih di berbagai wilayah Indonesia yang digelar secara daring bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan sebelumnya disambut Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., serta unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk di Balai Desa Karangsono, Kecamatan Loceret.
Selanjutnya, Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan menuju lokasi Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng. Kegiatan launching diawali dengan pembukaan dan penayangan dokumentasi pembangunan Jembatan Garuda di sejumlah wilayah Indonesia, kemudian dilanjutkan sambutan Presiden Republik Indonesia secara daring.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bekerja keras memberikan pengabdian kepada masyarakat. Presiden menegaskan bahwa TNI AD merupakan bagian dari rakyat, berasal dari rakyat, dan akan kembali kepada rakyat melalui berbagai bentuk pengabdian.
“Dengan mengucap Bismillah saya resmikan Jembatan 2.500 Garuda dan 3.000 titik air bersih di berbagai daerah di seluruh Indonesia,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian peresmian tersebut.
Presiden juga menekankan bahwa TNI dan Polri tidak hanya berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan. Pengabdian tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif Presiden bersama penerima manfaat Jembatan Garuda dan air bersih, pemberian sembako kepada masyarakat sekitar, serta foto bersama. Kegiatan tersebut turut memperkuat perhatian terhadap kebutuhan dasar dan akses masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran pembangunan.
Usai rangkaian launching secara daring, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda Kabupaten Nganjuk melaksanakan peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Genjeng. Rombongan kemudian meninjau pembangunan Jembatan Garuda sebelum meninggalkan lokasi menuju Surabaya.
Peresmian Jembatan Perintis Garuda tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI AD bersama pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan infrastruktur perdesaan. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi dan pertanian, serta mempercepat mobilitas masyarakat.
Melalui sinergi yang berkelanjutan antara TNI AD, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait, pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan diharapkan semakin memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Jembatan Perintis Garuda di Nganjuk diharapkan menjadi bagian dari penguatan konektivitas wilayah sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.