
Sidoarjo, Senin 23 Februari 2026- Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Museum Negeri Mpu Tantular, Jawa Timur, untuk meninjau koleksi, fasilitas, serta potensi pengembangan museum sebagai pusat edukasi dan kegiatan budaya
Melansir laman resmi kemenbud, dalam kunjungan tersebut, Fadli meninjau langsung museum yang menyimpan berbagai koleksi penting representasi perjalanan sejarah dan peradaban Jawa Timur dari masa prasejarah hingga masa kolonial. Museum Mpu Tantular sebelumnya berlokasi di Surabaya dan sejak tahun 2004 menempati lokasi baru di Sidoarjo dengan luas kawasan sekitar tiga hektar
Saat ini Museum Mpu Tantular memiliki sekitar 15 ribu koleksi, di mana 1.100 koleksi di antaranya dipamerkan kepada publik. Sejumlah koleksi unggulan telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional, antara lain perhiasan bermotif Garudeya, arca Durga Mahisasuramardhini, serta fosil Homo erectus dari Ngawi
Menbud Fadli menjelaskan bahwa museum ini merupakan warisan berharga yang dahulu didirikan oleh tokoh Belanda, G.H. Von Faber, sehingga koleksi yang sangat bernilai ini sangat penting untuk dijaga.
Kemudian juga ditekankan oleh Fadli bahwa Museum Negeri Mpu Tantular memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai pusat pembelajaran sejarah dan kebudayaan. Ia menyampaikan apresiasi atas standarisasi museum yang kini telah kembali menjadi museum tipe A
Menurutnya, peningkatan status tersebut perlu diikuti dengan penataan yang lebih baik, terutama dalam aspek penyajian koleksi kepada publik. Ia menegaskan bahwa dengan koleksi yang luar biasa, diperlukan storyline, narasi, dan literasi yang kuat. Revitalisasi pada aspek tata pamer dan tata cahaya menjadi kebutuhan penting agar museum semakin menarik bagi generasi muda
Selain peningkatan tata pamer, Fadli menegaskan pentingnya pengembangan produk kreatif berbasis koleksi museum sebagai bagian dari penguatan ekosistem permuseuman. Menurutnya, objek yang ada di museum dapat menjadi Intellectual Property (IP), seperti hiasan Garudeya dan berbagai benda koleksi lainnya yang dapat dikembangkan menjadi merchandise
Ia berharap museum dapat berkembang menjadi ruang aktivitas kebudayaan yang hidup, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi, informasi, dan kantong budaya
Menteri Fadli Zon juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta sektor swasta dalam mendukung revitalisasi. Dukungan pemerintah pusat akan diberikan melalui berbagai program non-fisik, termasuk kegiatan edukasi dan pengembangan melalui dana alokasi khusus.
Selain itu, ia mendorong keterlibatan sektor swasta dan para filantropis melalui pendekatan kolaboratif yang telah menunjukkan hasil positif di berbagai cagar budaya nasional
Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan museum agar bermanfaat sepenuhnya bagi masyarakat dan berperan aktif dalam pelestarian budaya melalui keterlibatan berbagai pihak sebagai kunci utama